Profil Pimpinan

Profil Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. (Kepala LIPI)

Profil Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. (Kepala LIPI)

Dr. Laksana Tri Handoko menjadi Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) setelah dilantik oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI pada 31 Mei 2018. Sebelumnya, Handoko merupakan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT) LIPI sejak tahun 2014. Pria berkaca mata ini lahir di Malang, 7 Mei 1968. Pada tahun 1993, bapak dua anak tersebut meraih gelar Strata 1 bidang fisika di Universitas Kumamoto Jepang. Sedangkan pada tahun 1995, Handoko meraih gelar Master di Universitas Hiroshima Jepang bidang fisika teori. Kemudian pada tahun 1998, ia memperoleh gelar doktor pada universitas yang sama. Handoko memulai karir sebagai peneliti di Pusat Penelitian Fisika tahun 1987 dan menjadi Kepala Grup Fisika Teori dan Komputasi Pusat Penelitian Fisika tahun 2002-2012. Selanjutnya tahun 2012-2014, menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian Informatika LIPI.

Profil Nur Tri Aries Suestiningtyas, M.A. (Sekretaris Utama LIPI)

Profil Nur Tri Aries Suestiningtyas, M.A. (Sekretaris Utama LIPI)

Nur Tri Aries Suestiningtyas, M.A. menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sejak 31 Januari 2019. Sebelumnya, Nur menjabat sebagai Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas (BKHH) LIPI sejak 2014. Dia merupakan lulusan sarjana dalam bidang sosial politik (Hubungan Internasional) dari Universitas Padjajaran pada 1994. Lalu, Nur meraih gelar Master of Arts in International Studies dari Griffith University, Australia pada 2010. Nur mengawali karir di LIPI sebagai sivitas yang bertugas dalam bidang kerja sama internasional di Biro Kerja Sama Iptek (BKI) LIPI pada 1994. Sejak 1999, dia dipercaya sebagai Kepala Sub Bagian Kerja Sama Bilateral BKI LIPI dan kemudian beralih sebagai Kepala Subbagian Kerja Sama Luar Negeri pada unit kerja yang sama pada 2001. Lalu, karir Nur berlanjut sebagai Kepala Bagian Kerja Sama, Biro Kerja Sama dan Pemasyarakatan Iptek (BKPI) LIPI sejak 2005. Kemudian, karirnya berlanjut menjadi Kepala Bagian Humas BKPI LIPI pada 2013. Sementara sejak 2014, dia pun dipercaya sebagai Kepala BKPI LIPI hingga berubah nama menjadi BKHH LIPI. Dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di lembaga penelitian, dia memiliki kemampuan yang mumpuni dalam bidang perencanaan strategis, penerapan, dan evaluasi layanan dan program untuk memajukan sains dan teknologi melalui bidang kerja sama, hukum, dan hubungan masyarakat.

Profil Dr. Agus Haryono, M.Sc. (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI)

Profil Dr. Agus Haryono, M.Sc. (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI)

Dr. Agus Haryono pria kelahiran Pamekasan saat ini menjabat sebagai Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI serta sebagai Plt. Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI. Agus menyelesaikan pendidikan S-1 di Waseda University, Tokyo pada Department of Applied Chemistry tahun 1990-1994. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan S2 dengan meraih gelar Master of Engineering. Gelar Doctor of Engineering yang ditempuh dalam waktu tiga tahun (1996-1999) ia selesaikan juga pada universitas dan departemen yang sama.

Kerja keras pria kelahiran 21 Februari 1969 diganjar dengan beberapa penghargaan dalam tingkat internasional dan nasional yaitu yaitu Mizuno Award (1999) dari Waseda University, Koukenkai Award (1999) dari Society of Polymer Department, Waseda University, Outstanding Researcher Award (2001) dari Institute for Science and Technology Studies Japan, juga The Best Indonesian Young Researcher 2003 (Field of Engineering) dari Indonesian Institute of Sciences, dan Postdoctoral Research Award 2004/2005 (OAD-Austria).

Profil Prof. Dr. Tri Nuke Pudjiastuti, MA (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI)

Profil Dr. Agus Haryono, M.Sc. (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI)

Prof. Dr. Tri Nuke Pudjiastuti, MA menjadi Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) sejak 16 Desember 2015. Ia lahir di Salatiga, 1 Februari 1963. Nuke menyelesaikan pendidikan Master of Arts (MA) bidang Geography and Environmental Studies, Faculty of Humanities and Social Sciences, University of Adelaide, Adelaide - South Australia dengan fokus penelitian tentang migrasi internasional.

Kemudian, pada tahun 2014, dia menyelesaikan pendidikan doktoral di Departemen Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Indonesia. Fokus disertasi wanita berkaca mata ini adalah people smuggling dari Indonesia ke Australia. Nuke sendiri bergabung di LIPI sejak tahun 1987 sebagai peneliti di Pusat Penelitian Politik dan tergabung dalam kelompok ASEAN dan. Perbatasan. Dia telah banyak melakukan penelitian maupun penyusunan masukan kebijakan tentang migrasi paksa (forced migration) (perdagangan manusia, penyelundupan migran dan pengungsi) di lingkungan ASEAN.

Pada tanggal 18 Desember 2018 dia dikukuhkan sebagai Profesor Riset dengan judul naskah orasinya “Pemaknaan Baru Prinsip Non-Interverence pada Penanganan Migrasi Paksa dalam Kerangka Mekanisme ASEAN.” Saat ini, Nuke sebagai Ketua Komisi Nasional Indonesia Management of Social Transformation (MOST-UNESCO), Disamping itu, sejak tahun 2015 menjadi salah satu anggota Dewan Sekretariat Asian Dialogue on Forced Migration (ADFM) dan mulai trahun 2017 menjadi Dewan Pengurus Concortium for Southeast Asian Studies in Asia (SEASIA).

Profil Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI)

Profil Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI)

Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa merupakan Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI yang dilantik pada September 2020. Sebelumnya, dia adalah Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat di Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). Prof. Ocky, sapaan akrabnya, secara karir sebelumnya merupakan Staf Ahli Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Universitas Diponegoro (2010-2013), Ketua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Terpadu Universitas Diponegoro (2012-2013), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (2013), dan Koordinator Bidang Penelitian dan Pengembangan dalam Tim Penyusun Rencana Strategis (Renstra) Universitas Diponegoro (2014-2019). Selain itu, dia juga ditunjuk sebagai Tim Pakar pada Sekretariat Nasional Coral Triangle Initiative-Coral Reef, Food and Fisheries (CTI-CFF) dan anggota dalam Komisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Kelautan dan Perikanan (2013).

Prof. Ocky merupakan peneliti dan telah menghasilkan banyak publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional. Beberapa penghargaan juga pernah diraihnya, antara lain: Collaborative Development Award (CDA), British Higher Comission Singapore, British Council (2013); Biovision Catalyzer Award on Biodiversity, Climate Change and Agronomy, Biovision the World Life Science Forum, Lyon, France (2013); Equipment Award from German Ministry of Economic and International Cooperation, Germany (2007 dan 2014); Cipta Lestari KEHATI Award from Indonesian Biodiversity Foundation (KEHATI), Indonesia (2006).

Selain itu, penghargaan lainnya lagi yang diterima Prof. Ocky adalah Penghargaan Lima Tahunan Biologi Award 2013 dari Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Penghargaan tersebut diberikan kepada Prof. Ocky atas dedikasi dan pencapaiannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kemasyarakatan dan pencitraan baik almamater. Prof. Ocky merupakan alumnus dan memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Biologi Unsoed pada 1989. Kemudian, dia mendapatkan gelar Master of Science di bidang mikrobiologi di Ontario, Kanada pada 1994. Sedangkan untuk gelar Ph.D, Prof. Ocky memperolehnya dari Department of Aquatic Biosciences, University of Tokyo, Jepang di bidang mikrobiologi laut pada 2001.

Profil Dr. Mego Pinandito, M.Eng. (Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI)

Profil Dr. Mego Pinandito, M.Eng. (Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI)

Dr. Mego Pinandito, M.Eng. dilantik sebagai Deputi Bidang Jasa Ilmiah pada tanggal 20 November 2017. Mego lahir di Biak, 14 Oktober 1967. Pada 1992, dia menamatkan pendidikan Strata Satu di Ehime University, Jepang. Kemudian, tahun 1994 meraih gelar Master di Bidang Teknik Elektro di universitas yang sama. Lebih lanjut, gelar doktoral diraihnya pada tahun 2015 dibidang Engineering Mechanical Engineering di University Shinshu, Jepang. Mego meniti karir sebagai peneliti sejak 1994 di Pusat Penelitian Kalibrasi, Instrumentasi dan Metrologi serta menjadi Kepala Pusat Penelitian Metrologi LIPI pada 2014.

Profil Dr. Yan Rianto, M.Eng (Plt. Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI)

Profil Dr. Yan Rianto, M.Eng (Plt. Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI)

Dr. Yan Rianto, M.Eng adalah seorang peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang lahir di Palangkaraya, 18 Januari 1968 dan bergabung dengan LIPI pada tahun 1987. Ia menempuh pendidikan di Tokai University, Jepang untuk gelar sarjana hingga doktorlanya.

Pada tahun 2004 ia mulai menjabat sebagai Kepala Bidang Sistem Informasi Manajemen di Pusat Penelitian Perkembangan Iptek LIPI. Tahun 2016 menjadi Kepala Pusat Penelitian Informatika,Di tahun 2018 dirinya menjadi Pelaksana Tugas Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik, Pada tahun 2019 menjadi Kepala Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PPII) dan sempat menjadi Plt. Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan. Kemudian saat ini selain menjabat sebagai Kepala PPII juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI.