MENUJU INFORMATIF, LIPI LAKUKAN BENCHMARKING Ke LEMBAGA PEMERINTAH

06 Jan 2020 / Humas LIPI

MENUJU INFORMATIF, LIPI LAKUKAN BENCHMARKING Ke LEMBAGA PEMERINTAH

Jakarta, humas LIPI. Guna meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) LIPI, diperlukan perbaikan dan peningkatan pelayanan publik dan pengelolaan PPID. LIPI harus pertahankan kategori “Menuju Informatif” dan mengupayakan untuk kategori “Informatif”. Untuk itu Tim pengurus PPID telah melakukan studi banding ke tiga Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yaitu BATAN, LAPAN dan BPPT sebagai referensi instansi penelitian yang mendapat kategori “Informatif”. Selain itu, tim pengurus PPID juga melakukan benchmarking tata kelola PPID dan layanan publik Kemenkeu dengan mengundang ke acara workshop kehumasan LIPI (20/12). Dalam sambutannya Nur Tri Aries Suestiningtyas, Sekretaris Utama LIPI pada acara Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi di Cibinong, 27 Desember 2019 menyampaikan bahwa perlunya meningkatkan pemanfaatan akses PPID melalui aplikasi di android, karena sebenarnya yang diunggulkan dalam PPID adalah output dan outcome hasil riset, jelas Nur. Lebih lanjut Nur menjelaskan rotasi pimpinan dimaksudkan agar pimpinan tetap berkomitmen dalam memberikan layanan PPID. Perubahan lokasi PPID perlu dilengkapi dengan sarana/prasarana/fasilitas pemberian layanan informasi publik,” tegas Nur. “Humas LIPI saat ini terjebak dalam melayani wartawan. Mulailah menulis sebagai salah satu bentuk peningkatan kapasitas. Disamping itu perlu updating data peneliti (data kepakaran peneliti), data LHKPN, dan data lain yang dibutuhkan sebagai informasi publik,” tegas Nur. Keaktifan Tim PPID perlu ditingkatkan, bukan lagi berfokus pada jumlah penanya dan jumlah terjawab namun bagaimana adanya inovasi dalam pemberian layanan informasi publik di LIPI. Terkait dengan benchmarking petugas PPID LIPI ke lembaga Pemerintah Non Kementerian, Mila Kencana, Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas LIPI menyampaikan bahwa fasilitas PPID di BATAN dan LAPAN yang belum dipunyai LIPI adalah wag khusus PPID. Selain itu layanan offline PPID di BATAN dan LAPAN didukung infrastruktur yang memadai, dengan jaringan internet yang memadai, ramah difabel, dan lain-lain,”jelas Mila. “Komitmen di BPPT dan LAPAN untuk reward dan punishment bagi PPID sudah jelas. Sistem monev, ISO, dan self-assessment sudah dilakukan di LIPI,” tegas Mila. Perlu juga dilakukan visit ke satker dan pertemuan dengan pimpinan dalam rangkaian visit tersebut. Prioritas LIPI untuk peningkatan PPID: peningkatan website, wag, instagram LIPI, data peneliti,” Mila jelaskan lebih lanjut. Sementara Kepala Bagian Humas LIPI, Dyah Rachmawati Sugiyanto mengungkapkan bahwa tahun 2019 LIPI kembali meraih predikat Menuju Informatif sama dengan tahun 2018. Perlu mencermati predikat yang tidak berubah dari tahun sebelumnya. Perlu juga mencatat dan mencermati kekurangan yang terjadi selama periode 2018-2019 dan perlu juga melakukan benchmarking dengan instansi yang KIP-nya sudah berjalan bagus, contoh Kemeneku,” tegas Dyah. LIPI telah memiliki website PPID namun masih perlu ditingkatkan, salah satunya dengan membuat dalam versi mobile. Sumber daya, komitmen pimpinan, infrastruktur, dukungan teknologi, kolaborasi, dan ketersediaan data merupakan satu kesatuan untuk lebih meningkatkan layanan informasi publik. Banyak PR yang perlu diselesaikan oleh Tim PPID dan Tim Humas untuk mengejar ketertinggalan tersebut, “ lanjut Dyah. Kepala PDDI LIPI, Hendro Subagyo lebih menyoroti ada dua aspek masalah dalam PPID seperti Infrastruktur dan sistem informasi. Dimana system informasi sendiri ada masalah dalam tata kelola dalam mengelola layanan informasi publik. Proses dan alur PPID harus clear dulu antara Tim PPID dengan Tim IT. Aplikasi yang LIPI miliki saat ini masih bersifat 1 arah. Sehingga perlu membuat layanan PPID 1 pintu, melaksanakan layanan sesuai dengan SOP, “tegas Hendro. Untuk itu perlu disepakati bahwa PPID-nya adalah Kepala Satker dengan sarana komunikasi melalui TNDE. Dalam Monev tersebut akhirnya memutuskan apa yang harus dikerjakan oleh petugas PPID jangka waktu tiga bulan akan focus kepada penyusunan proses bisnis PPID dan juknis, penataan dan pemasangan fasilitas standard seperti telepon, internet dan lain-lain di ruang publik LIPI yang bertempat di Widya Graha LIPI lantai 2. Disamping itu juga untuk updating website LIPI terkait menu, kepkaran dan lain-lain yang terkait dengan riset. (Rdn/ed:dms/humas)