Konten Informasi Publik TTG Perlu Selalu Adaptif Perkembangan Teknologi

25 Nov 2020 / PPID LIPI

Konten Informasi Publik TTG Perlu Selalu Adaptif Perkembangan Teknologi

Jakarta, PPID LIPI. Upaya memperkaya dan meningkatkan konten informasi hasil riset untuk publik, khususnya di bidang Teknologi Tepat Guna (TTG) perlu selalu adaptif dengan perkembangan teknologi. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Pelaksana Fungsi Informasi Publik, Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas (BKHH) LIPI pada Senin (23/11) di Pusat Penelitian TTG LIPI Subang, Jawa Barat.

Kepala Pusat Penelitian TTG LIPI, Pramono Nugroho mengungkapkan, konten informasi publik hasil-hasil riset teknologi tepat guna memang perlu dikemas mengikuti perubahan dan perkembangan teknologi yang ada. “TTG sangat relatif, sifatnya sangat dinamis, begitu pula pengemasan konten informasinya mengikuti perkembangan teknologi. TTG itu menjadi jendela seperti LIPI kecil yang dapat menjangkau masyarakat,” kata Pramono dalam salah satu sesi FGD.

Menurutnya, kedinamisan hasil riset TTG dapat dilihat dari adanya inovasi baru yang dimunculkan dari setiap hasil riset TTG. “Misalnya produk makanan seperti Probarz, yang awalnya dibuat sebagai makanan untuk bencana, dua tahun lalu dikembangkan menjadi makanan fungsional untuk mencegah stunting, dan kemudian ditambahkan mikronutrisi, jadi setiap produk yang kita munculkan pasti ada tambahan inovasi yang baru,” jelasnya.

Namun, sambungnya, kebaruan inovasi ini terkadang masih belum terinformasikan secara baik, misalnya masih sama kemasannya dari waktu ke waktu. Hal itulah yang perlu diperbaiki saat ini dalam pengemasan produk maupun konten informasinya. Pengemasan produk dan juga konten informasinya perlu selalu dimutakhirkan dengan kondisi terkini dengan menonjolkan sisi novelty atau kebaruan.

Purwadi, Koordinator Pelaksana Fungsi Informasi Publik BKHH LIPI menambahkan, penonjolan kebaruan dalam hasil-hasil riset TTG dalam pengemasan produk maupun konten informasi publik perlu ditunjang komunikasi yang intens antara tim teknis pembuat konten dengan para peneliti. “Komunikasi yang intens dan baik ini menjadi kunci penting untuk memecahkan persoalan yang selama ini menjadi kendala dalam pengemasan konten informasi yang terkadang kurang sesuai harapan,” tandasnya.

Untuk diketahui, FGD bertajuk Penyusunan Konten Informasi Hasil Riset di Bidang Teknologi Tepat Guna untuk Publik kali ini selain dihadiri oleh Kepala Puslit TTG LIPI, juga dihadiri oleh Tim Peneliti Puslit TTG LIPI, Tim Subkoordinator Layanan Kerja Sama dan Humas BKHH Kawasan Satker Tunggal Puslit TTG LIPI, serta Tim Informasi Publik, BKHH LIPI. FGD tersebut diisi pula oleh pemaparan materi tentang pengemasan konten kreatif informasi publik dari salah satu staf Pranata Humas, Tim Informasi Publik LIPI, Nur Afifah Agustina. Dalam kesempatan yang sama, selain FGD, Tim Informasi Publik, BKHH LIPI juga melakukan wawancara peneliti dan melakukan pengambilan foto dan video kantor, hasil-hasil riset, serta fasilitas riset di Puslit TTG LIPI. (dr/ed: pwd)